Pemkab Pohuwato Kejar Nilai BB Sakip 2018

POHUWATO - Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengejar nilai BB untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) tahun 2018. Sebab sebelumnya Sakip 2017, Pohuwato berhasil meraih nilai B.

Sehingganya Pemerintah Kabupaten Pohuwato Rabu (6/3/2019) menggelar Coaching Clinic implementasi penguatan Sakip tahun 2018 di Hotel Orchardz Industri, Jakarta yang dihadiri Wakil Bupati Amin Haras didampingi Asisten Pemerintahan Fitser Mohune, Kabag Organisasi Setda Nizma Sanad.

Kegiatan ini diikuti para penyusun Sakip OPD dan kecamatan yang menghadirkan narasumber Kepala Sub Bidang Analisis Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur KemenPAN-RB, Canggih Hangga Wijaksono.

Dikatakan Wabup Amin, salah satu yang menjadi tolak ukur kinerja bagi Kepala Daerah adalah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip). “Dan syukur alhamdulillah Sakip Pohuwato tahun 2017 berhasil meraih kategori B dalam penilaian pelaporan kinerja instansi pemerintah tersebut.

Sehingga untuk Sakip 2018 diharapkan bisa meningkat lagi. Namun demikian tentu masih ada beberapa poin yang harus lebih diperhatikan guna meningkatkan prestasi yang telah diraih antara lain pengukuran kinerja harus relevan demi mengukur pencapaian tujuan, sasaran, program maupun kegiatan yang telah direncanakan,” jelas wabup.

Perencanaan tersebut haruslah selaras antara dokumen RPJPD, RPJMD, RKPD, Renstra, Renja, RKA sampai DPA,” tambah Amin Haras seraya mengatakan

target kedepan adalah nilai BB.

Kabag Organisasi Nizma Sanad menambahkan, hal-hal mendesak yang perlu dilakukan antaranya bahwa nilai evaluasi Sakip merupakan tanggungjawab seluruh pemerintah kabupaten bukan tanggungjawab unit yang menyusun Lakip saja. “Sakip SKPD menggambarkan kinerja SKPD secara keseluruhan bukan hanya menjadi tugas bagian perencanaan/pelaporan,” jelas Nizma. 


Reporter/foto : Iwan Karim-Humas