Bupati Syarif Seriusi Persoalan Dampak Bendungan Randangan

PORTAL POHUWATO - Keseriusan Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga, untuk segera menyelesaikan persoalan 14 bidang lahan yang terdampak pembangunan Bendung Randangan, sepertinya mulai membuahkan hasil.


Ini dibuktikan dengan telah ditandatanganinya usulan dokumen penetapan lokasi 14 bidang genangan air dampak pembangunan Bendung Randangan, oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) II, Unit Pelaksana Teknik (UPT) Provinsi Gorontalo, Adenan Rasyid, dengan Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga, Jumat (13/3/2020).


“Ini sudah cukup lama terkatung-katung, Alhamdulillah sejak saya membentuk tim untuk penyelesaian 14 bidang, hal ini sudah mengalami progres lewat beberapa keputusan terkait tapal batas,” kata Bupati Syarif.


“Soal tata batas, telah kami tuangkan dalam peraturan bupati serta kelengkapan dokumen lainnya. Hari ini, Balai sudah menindaklanjuti hal tersebut, yang dituangkan dalam satu kesatuan dokumen guna tindak  lanjut pembebasan lahan,” terangya lagi.


Menurut Syarif, dokumen yang telah ditandatangi tersebut selanjutnya akan diserahkan langsung kepada Gubernur Gorontalo. “Bersama Balai, kami akan mengajukan ke Pemprov, untuk segera diterbitkan penetapan lokasi atau Penlok,” ungkap Syarif.


Bupati Pohuwato ini juga berjanji, pihaknya bakal segera menyelesaikan persoalan ini secepatnya. “Saat ini kami tengah berada di Badan Pertanahan Nasional dan terus berkoordinasi untuk percepatan proses pembebasan,” tukas Bupati Syarif.


Laporan/Foto : Asok, Humas Pohuwato


Populer