Bupati Syarif Ikuti Pertemuan Bersama Kementerian Pertahanan

PORTAL POHUWATO - Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga mengikuti pertemuan bersama Analis Kebijakan Kemhan RI Kolonel Inf. Paulus Herpomo Triwibowo perwakilan Badan Cadangan Logistik Strategi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) soal katahanan pangan Indonesia berupa kebun singkong dan padi sawah, Senin (31/08/2020).


Dalam penyampaiannya, Bupati Syarif mengapresiasi dan mendukung gagasan dan instruksi Presiden kepada Menhan tersebut, dalam rangka menghadapi keadaan krisis pangan yang mungkin bisa terjadi di Indonesia nanti. 


"Program ini luar biasa dan bisa memberikan manfaat positif buat Daerah dan Negara, tentu langkah dari Pemerintah Pusat ini menjadi sebuah terobosan guna pemenuhan stok ketahanan pangan di Indonesia dimasa sekarang dan kedepannya" ujar Syarif.


Sementara itu, perwakilan BCLS Kolonel Inf. Paulus Herpomo Triwibowo dalam presentasinya mengungkapkan jika Kemenhan yang ditunjuk Presiden sebagai leading sector program lumbung pangan Indonesia iini, menargetkan ada 1 juta Ha lahan baik sawah maupun kebun yang nanti akan menjadi pilot program ini.


"Saya diperintahkan oleh Menteri Pertahanan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk mencari data tentang perkebunan singkong dan padi sawah dengan target ada 1 juta Ha lahan di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 600 ribu Ha lahan di Kalimantan Tengah, tinggal sisa 400 ribu Ha yang dicari disetiap Provinsi" jelas Paulus.


Lebih lanjut, Paulus menuturkan jika program ini selain untuk menangani krisis pangan di Indonesia, juga untuk pemenuhan strategi taktis di Kemenhan. Dimana ada 4 unsur penting didalamnya termasuk cadangan pangan.


"Kita tau cadangan pangan di Indonesia minim dan masih sering import dari luar. Selaras dengan itu maka program ini digagas, karena di Kemenhan itu selain Alutsista, Farmasi, dan Energi, ada juga soal ketahanan pangan. Karena itu penting baik untuk krisis maupun ketika terjadi perang" tegasnya.


Diakhir pertemuan, Bupati Syarif berjanji akan mengupayakan ketersediaan lahan di Pohuwato sebagai bentuk dukungan terhadap program Kemenhan mengenai program tersebut.


"Ada tantangan melihat syarat program ini rujukannya  bukan tanah masyarakat, jika kita lihat secara Demografi bahwasanya dalam satu kawasan baik kebun dan sawah bisa dikatakan Pemerintah tidak memiliki tanah, semua milik masyarakat. Namun kita akan sharing dan mengupayakan ada lahan untuk program ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Pohuwato terhadap ketahanan pangan di Indonesia" ujar Syarif.


Laporan : Tim Portal Pohuwato

Foto       : Stepon Habi, Humas Pohuwato



Populer