Pilot Project Isbat Nikah Online Dilaksanakan di Desa Bulangita

PORTAL POHUWATO - Pilot project pendaftaran isbat nikah secara online, posko pencatatan isbat nikah, dispensasi nikah dan perceraian (gugat cerai) khusus perempuan dilaksankaan di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa.


Pemilihan Desa Bulangita sebagai pilot project isbat nikah online tersebut ditinjau langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Pohuwato, Jeanette Puspa Dewi Mbuinga Kilapong yang didampingi Wakil Ketua II Rusmiyati Pakaya, Sekretaris Yusni Rahman bersama sejumlah pengurus dan anggota PKK Pohuwato, Rabu (11/11/2020). 


Dilokasi tersebut hadir pula Wakil Ketua Pengadilan Agama Marisa, Nurhayati Mohamad, S.Ag bersama staf yang kembali memberi penguatan kepada masyarakat.


Dihadapan masyarakat, Ketua TP. PKK Pohuwato, Jeanette Kilapong sangat berharap agar ibu-ibu bisa segera memiliki buku nikah, baik itu yang masih hidup bersama maupun yang sudah pisah baik pisah hidup maupun pisah mati. 


"Karena ketidakadaan dari buku nikah ini besar pengaruhnya kepada keluarga itu sendiri, terutama pengurusan administrasi kependudukan. Bahkan parahnya lagi bagi anak-anak yang mau masuk ke jenjang pendidikan," ujarnya.


"Olehnya, sangat diharapkan agar seluruh masyarakat  yang sudah berkeluarga dan belum memiliki buku nikah untuk segera mendaftar, karena status perkawinan ini menjadi kendala didalam mendapatkan buku nikah," imbuhnya.


Sementara itu, Wakil Ketua II TP. PKK Pohuwato, Rusmiyati Pakaya menambahkan bahwa TP. PKK berperan membantu, mempermudah, mensosialisasikan, dengan harapan bahwa semua masyarakat Pohuwato ini benar-benar tercatat dan memiliki administrasi kependudukan yang rapi. Karena segala yang menjadi persyaratan atau berbagai bentuk intervensi pemerintah ke masyarakat itu syaratnya memiliki kartu keluarga (KK). 


“Ya, kartu keluarga itu akan diperoleh ketika mereka punya buku nikah. Sehingga akar permasalahan ini adalah buku nikah, maka ini yang akan kami selesaikan”,jelas Rusmiyati. 


Ditambahkannya, sejak dibuka pada Senin hingga Selasa kemarin ada 23 orang pendaftar, belum lagi pada hari ini (Rabu) 23 orang ini tidak ada masalah dan akan langsung di isbat. Tercatat di desa bulangita itu ada sekitar 132 KK yang tidak memiliki kejelasan status pernikahan karena tidak memiliki buku nikah," imbuhnya.


Desa Bulangita sebagai pilot project bukan karena jumlah atau angka nikah dan cerai yang besar, cuma memang saat kami mengadakan evaluasi kampung KB teraspirasikan oleh masyarakat.


Laporan : Tim Portal Pohuwato

Foto       : Iwan Karim, Humas Pohuwato



Populer